Skip to main content

Pengalaman salah membeli domain website yang diblokir oleh Google

Akhirnya muncul lagi keinginan untuk menulis artikel yang berdasarkan minat dari dalam hati. Maksudnya bukan dari tuntutan deadline update konten website. Jadi dalam artikel saya kali ini sebenarnya ingin berbagi pengalaman dalam membeli domain untuk website, tapi tanpa saya sadari bahwa domain ini telah di blacklist oleh Google. Sehingga secara otomatis akan sulit bersahabat dengan search engine Google.

Membeli domain website, Blogging, Content Marketing, Digital Marketing, domain and hosting, Google Adsense, Google Publisher, Search Engine Marketing,


Awal mulanya yaitu dari keinginan saya untuk membangun website dengan tema hewan peliharaan untuk target market luar negeri. Sehingga rencananya akan saya isi konten berbahasa inggris, dan tentunya domain juga sesuai dengan temanya.

Pertama saya cek ketersediaan nama domain untuk website di enom.com karena memang biasanya membeli domain disana. Kemudian saya ketik "pet care" dan akhirnya muncul banyak pilihan nama domain yang bisa saya gunakan berserta list harganya. Nah, saat itu ada yang membuat saya kaget dan senang karena ada nama domain dot com dengan dua kata sesuai dengan keywords. Saya cukup senang, kok tumben ada domain dot com sesuai kata kunci atau keyword yang pendek. Akhirnya saya daftarkan domain tersebut.

Setelah saya daftarkan dan sudah aktif, maka langkah selanjutnya adalah setting dengan Google Search Console (Google Webmaster) dan update konten artikel yang sesuai.

Ketika artikel menurut saya sudah cukup untuk bersaing. Maka saya coba untuk monetisasi dengan memasang kode iklan Google Adsense. Nah, dari sini baru muncul masalah yaitu kode iklan tidak mau tayang di domain tersebut. Saya ingin memastikan sebenarnya apa yang menyebabkan kode iklan saya tidak bisa tayang.

Cek Hosting


Yang pertama adalah mengecek hosting yang saya gunakan. domain berbeda dengan hosting yang sama, ternyata iklan bisa tayang. Berarti hosting tidak bermasalah karena domain lain dengan hosting yang sama masih bisa digunakan untuk menayangkan iklan Google Adsense.

Cek artikel


Kemungkinan yang lain karena jumlah konten artikel yang kurang banyak. Karena kalau kualitas cukup baik dan semua original conten. Jadi kebetulan saya ada domain lain yang masih baru yang belum ada artikelnya. Sehingga saya pasang kode iklan di domain kosongan tersebut, dan ternyata iklannya bisa tayang dengan baik meski website belum ada isinya sama sekali. Berarti bukan masalah artikel.

Cek template


Saya berhipotesa bahwa mungkin masalahnya ada di template wordpress yang saya gunakan. Sehingga saya mencoba membuat subdomain dari domain yang lain dan saya install template yang sama dengan website yang bermasalah ini. Ternyata dengan template yang sama, iklan bisa jalan di website yang lain.

Coba ganti platform blog


Berikutnya saya coba untuk custom domain ke blogger atau blogspot. Dan saya bandingkan dengan domain yang baru selainnya. Ternyata domain baru selainnya iklan bisa tayang, tapi di domain yang bermasalah tersebut tidak bisa tayang. Sehingga wordpress atau blogspot bukan masalahnya.

Gunakan subdomain


Saya mulai berpikir lebih aneh lagi. Mungkin iklannya tidak mau tayang di domain utamanya, sehingga saya buatkan subdomain. Dan saya pasang iklannya, ternyata tetap sama tidak mau tayang.

Hubungi provider / penyedia layanan


Baca juga : Membuat konten berkualitas 

Nah, setelah saya mulai capek, akhirnya saya ngobrol dengan penyedia layanan domain yang saya daftarkan.  Dari situ disarankan untuk mengecek apakah domainnya di banned oleh Google atau Google Adsense apa tidak.

Dan ternyata benar, saya gunakan beberapa tools untuk mengecek dan hasilnya positif bahwa domain yang baru saya daftarnkan tersebut di blacklist atau banned oleh Google Adsense. Jadi iklan Adsense tidak akan tayang di domain tersebut.

Jadi hikmahnya adalah periksa dulu sebelum mendaftarkan domain. Mungkin domain ini adalah domain yang pernah dipakai orang sebelumnya. Jadi kita tidak pernah mengetahui domain tersebut digunakan untuk apa, sehingga di banned oleh Google / Google Adsense.

Kemudian jangan terpesona dengan namanya. Cukup aneh juga nama cukup singkat sesuai dengan niche yang diinginkan, tapi belum ada yang daftar. Logikanya mayoritas kata kunci sesuai dengan niche yang singkat, tidak tersedia. Jadi ini kok masih tersedia, nah bisa jadi tidak ada yang mau daftarkan karena alasan di blacklist oleh google.

Ini mungkin bisa menjadi hal penting untuk publisher Google Adsense. Tapi cukup prospek jika digunakan untuk yang selainnya, misalnya toko online dan sebagainya yang mengandalkan pengunjung dari iklan bukan organik dari search engine Google.

Image Credit : freegreatpicture.com

Comments