Skip to main content

Mahasiswa berbisnis kuliner tanpa produk makanan di Youtube

Sekitar satu tahun yang lalu saya ngobrol dengan salah satu mahasiswa aktif di salah satu universitas di Jawa Timur. Kita sangat akrab karena udah lama kenal dan juga sama-sama aktif di salah satu kegiatan sosial. Dalam orbolan tersebut kita melakukan sharing banyak hal, dan yang jelas juga sharing masalah-masalah dari yang penting hingga masalah yang tidak penting sama sekali.
Ada yang menarik perhatian saya, yaitu dia sebagai seorang mahasiswa yang harus hidup kost dengan jatah bulanan dari orang tuanya. Sementara itu dia memiliki masalah yaitu doyan njajan atau hobi beli makanan alias kulineran, yang bisa membuat dompetnya kempes dan juga defisit finansial sebelum akhir bulan karena hobi njajannya tersebut.

bisnis mahasiswa, bisnis kuliner, bisnis makanan, bisnis, youtube, menghasilkan uang dari youtube, Google Publisher, Youtuber, Youtube Partner, makanan


Saya sendiri paham betul bagaimana jadi anak kost, karena sejak lulus SMP saya sendiri sudah menyandang status sebagai anak kost. Apalagi jika keuangan sudah tipis sebelum waktunya tiba. Jadi hal tersebut yang membuat saya membuka diri untuk memberikan solusi buat dia, karena ada kesamaan nasib yaitu pernah jadi anak kost dengan sumber dana yang terbatas. Yang kedua, karena hobinya yang menurut saya bisa menjadi peluang buat dia dan juga buat saya. Jadi untuk alasan yang kedua ini adalah bentuk simbiosis mutualisme atau sama-sama menguntungkan.

Jadi kebetulan waktu itu saya sudah aktif menjadi Publisher Google Adsense dengan beberapa blog dan beberapa akun youtube juga untuk penayangan iklan. Jadi dari pengalaman saya itu akhirnya muncul ide untuk menawarkan kepada teman mahasiswa saya tersebut untuk terus menyalurkan hobinya, sekaligus tanpa harus keluar uang dan juga bahkan bisa memperoleh pendapatan atau uang jajan dari hobinya.

Jadi saya ulangi bahwa hobi dia yaitu suka njajan atau wisata kuliner. Yaitu sering berpetualang mencari dan mencicipi berbagai makanan dan minuman yang baru serta unik. Dia pasti sudah berpengalaman dalam melakukan kegiatan njajannya tersebut, serta tahu dimana ada makanan atau minuman yang unik, serta selalu update tentang banyak hal tentang kuliner.

Ditunjang dengan smartphone dia yang saya coba bisa menghasilkan video dengan kualitas gambar yang lumayan. Video kualitas lumayan ini maksudnya adalah tidak terlalu bagus dan tidak terlalu buruk juga. Jadi cukup lah untuk merekam kegiatan njajannya tersebut.

Mendapatkan Uang Dari Youtube


Pasti sudah bisa ditebak, seperti apa yang terjadi jika berhubungan dengan video seperti ini? Jawabannya yaitu menggunakan Media Youtube untuk publikasi hasil video kulier dia.

Jadi tugas dia cuma sederhana, yaitu tetap njajan atau wisata kuliner seperti hobi yang sudah lama dia lakukan selama ini. Ketika itu njajan, ada aktifitas lain yang mungkin baru buat dia yaitu dengan merekam proses pembuatan makanan / minuman, suasana, dan sebagainya. Dengan modal smartphone / telepon pintar yang dia miliki, maka video sederhana pun bisa dihasilkan. Dengan durasi 3 hingga 10 menit, bisa jadi video yang cukup baik untuk di upload di youtube.

Pengalaman dia pertama kali yaitu membeli makanan di pinggir jalan dengan teman dia. Pertama yang dirasakan yaitu dia malu karena tidak terbiasa, bahkan dianggap aneh oleh temannya karena harus merekam aktifitas bapak-bapak penjual jagung susu keju coklat dalam membuat makanan tersebut. Tapi lama-lama juga udah biasa, misalnya minta izin ke penjualnya untuk merekam dan sebagainya.

Dari situ, dia cukup mengirimkan video ke saya melalui email atau bahkan dia upload sendiri ke saluran atau channel youtube yang sudah saya buatkan. Yang pasti sebelum di publikasikan, saya bantu untuk editing sederhana sehingga terlihat lebih menarik. Jadi intinya setelah dia selesai njajan, merekam, dan mengirimkan video kulinernya ke saya. Maka tugas berikutnya adalah saya yang meneruskan hingga menerbitkan video di Youtube.

Dengan cara ini setidaknya bisa menemukan solusi buat anak mahasiswa yang nge-kost seperti dia. Dia bisa menjalankan hobinya tanpa khawatir kehabisan uang saku bulanan lagi, selain itu dia bisa mendapatkan uang jajan tambahan selain dari jatah bulanan dari orang tuanya. Selain itu dapat pengalaman baru dalam bisnis dengan youtube yaitu sebagai Youtube Partner.

Dalam melakukan hal ini dia tidak perlu repot untuk daftar Google Adsense serta melakukan optimasi videonya, karena Google Adsense ngikut punya saya, kemudian optimasi video juga saya tangani sendiri. Jadi bisa dipastikan bahwa aktifitas ini tidak mengganggu study atau belajar dia di kampus. Karena kuliner pun sudah menjadi kebiasannya dia sebelumnya, cuma bedanya kali ini aktifitas njajan atau kulinernya di monetisasi dengan youtube.

Keuntungan lainnya adalah jika Google Adsense ada batas minimal pencairannya yaitu minimal 100 USD per bulan. Nah, untuk kasus mahasiswa ini tidak perlu nunggu 100 USD saldonya. Berapa pun saldo yang dihasilkan dari channel youtubenya, bisa dicairkan karena Google Adsense-nya ikut punya saya. Sehingga payout atau pencairannya juga ikut punya saya juga. Tinggal saya nanti transfer ke dia sesuai dengan hak yang dia dapatkan. Bahkan sering juga dia mendapatkan 100 USD bahkan lebih, tergantung performa iklannya.

Jadi sesuai dengan judul yang saya tulis diatas yaitu artikel ini memang kisah bisnis mahasiswa dibidang kuliner. Anehnya yaitu bisnis kuliner kok ga pake makanan atau minuman, tapi faktanya bisa dilakukan dan hasilnya cukup lumayan untuk konteks mahasiswa yang saya ceritakan tersebut. Produknya memang bukan makanan atau minuman, tapi hanya rekaman video makanan dan minuman saja.

Pembelajaran yang bisa diambil dalam hal ini adalah bahwa semua masalah pasti ada solusi atau jawabannya. Termasuk dalam hal urusan hobi, yang memang termasuk hal penting bagi setiap orang. Banyak yang mengatakan bahwa hobi itu mahal, dan faktanya memang banyak hobi yang harus mengeluarkan banyak dana. Tapi disisi lain bahwa dengan hobi juga bisa menghasilkan, tinggal bagaimana strategi menggunakan hobi tersebut untuk bisa memperoleh penghasilan seperti mahasiswa yang hobi njajan tersebut. Yang akhirnya bisa mengubah yang awalnya hobi membuat dompetnya defisit, maka sekarang dengan hobi yang dia lakukan bisa membuat dompetnya surplus.

Comments

Popular posts from this blog

Cara membuat blog dengan konten yang menarik dan berkualitas

Blog ini memang masih baru dan fresh, tapi bukan berarti blog ini blog pertama saya. Saya sejak 2009 saya sudah mengenal blog ketika mengerjakan tugas sekolah, dan itu menjadi pengalaman pertama saya membuat blog dan konten blog. Blog pertama yang merupakan project untuk ujian sekolah sudah lama tidak diurus bahkan sampai sekarang sudah lupa akun email dan passwordnya.

Ketika masih kuliah pernah iseng membuat blog lagi, tapi isinya bukan cerita pribadi seperti blog yang baru dibuat ini. Blog iseng tersebut jadi bahan percobaan pribadi, dengan menggunakan TLD (Top Level Domain) dan juga paket hosting murah meriah. Tujuannya cukup sederhana yaitu memenuhi rasa ingin tahu saja. Dan itu bertahan hingga sekarang, mungkin sudah berjalan sekitar 3 tahunan meski update kontennya kembang kempis tergantung kesibukan dan juga mood.

(Gambar : flickr.com)

Membuat blog memang sangat mudah, namun mengembangkan blog sehingga banyak yang membaca itu merupakan pekerjaan yang susah serta butuh proses ya…

Belajar dari kesalahan strategi online marketing dengan sosial media

Kalau tidak salah di awal 2017 saya menjumpai kejadian yang cukup miris dan kasihan di facebook dan LINE. Bagaimana tidak miris coba, teman saya sendiri dicaci maki oleh banyak orang dan bahkan ada yang mengeluarkan kata-kata mutiara atau misuh (baca : mengumpat). Bayangkan saja, bagaimana jika kamu melihat teman mu dicaci maki seperti itu.



Tapi jangan mudah menyimpulkan dulu dan menyalahkan orang yang misuh-misuh itu. Lihat dulu kronologisnya dan kejadiannya, kumpulkan fakta-faktanya seperti film detektif Conan edogawa. Kemudian analisa dan simpulkan siapa yang memulai munculnya kata-kata mutiara tersebut. Nah dari pada kamu pusing memikirkan bagaimana ceritanya, lebih baik saya yang akan berbagi cerita dengan pembaca sekalian.

Kejadian pertama teman saya memanen kata mutiara di LINE. Awalnya saya kaget karena LINE saya terus-terusan bunyi tanpa henti, seperti ada sangat banyak pesan yang masuk. Dan setelah saya lihat ternyata ada sebuah chat group yang masih baru dibuat dan berisi p…

Strategi jualan online di fanpage facebook untuk pemula

Seperti yang banyak diketahui oleh banyak orang, bahwa berjualan adalah aktifitas memberikan produk atau layanan tertentu dengan imbal balik bisa berupa uang, barang atau juga apapun yang sesuai. Kalau kita lihat saat ini memang terjadi dua tren berjualan yang menjadi andalan para pelaku usaha. Yaitu jualan dipasar tradisional, toko, warung, atau lapak-lapak yang bersifat offline. Sedangkan jualan yang bersifat online hampir sama sebenarnya dengan jualan offline, yang membedakan adalah penggunaan teknologi internet serta jangkauan yang tidak terbatas pada daerah tertentu saja.
Misalnya yang dulu mungkin orang berjualan tas hanya ada di toko tas, pasar, bahkan supermarket dan sebagai pembeli kita hanya bisa membeli dengan datang ke toko tersebut dan transaksi bisa dilakukan disana. Saat ini untuk membeli tas tidak perlu datang ke lokasinya secara langsung, karena banyak penjual tas yang mempromosikan barang dagangannya secara online. Sehingga sebagai pembeli kita bisa melihat tas yang …