Skip to main content

Belajar dari kesalahan strategi online marketing dengan sosial media

Kalau tidak salah di awal 2017 saya menjumpai kejadian yang cukup miris dan kasihan di facebook dan LINE. Bagaimana tidak miris coba, teman saya sendiri dicaci maki oleh banyak orang dan bahkan ada yang mengeluarkan kata-kata mutiara atau misuh (baca : mengumpat). Bayangkan saja, bagaimana jika kamu melihat teman mu dicaci maki seperti itu.

strategi marketing online shop, cara pemasaran online melalui facebook, strategi online marketing dengan sosial media, strategi pemasaran online pdf, materi pemasaran online, cara marketing sukses, contoh pemasaran online, pengertian strategi pemasaran online, strategi marketing online yang efektif, cara meningkatkan penjualan online shop, cara pemasaran online melalui facebook, pengertian penjualan online, cara meningkatkan omset penjualan online shop, cara meningkatkan penjualan online di instagram, kata-kata untuk menarik pelanggan online,
image : www.pexels.com


Tapi jangan mudah menyimpulkan dulu dan menyalahkan orang yang misuh-misuh itu. Lihat dulu kronologisnya dan kejadiannya, kumpulkan fakta-faktanya seperti film detektif Conan edogawa. Kemudian analisa dan simpulkan siapa yang memulai munculnya kata-kata mutiara tersebut. Nah dari pada kamu pusing memikirkan bagaimana ceritanya, lebih baik saya yang akan berbagi cerita dengan pembaca sekalian.

Kejadian pertama teman saya memanen kata mutiara di LINE. Awalnya saya kaget karena LINE saya terus-terusan bunyi tanpa henti, seperti ada sangat banyak pesan yang masuk. Dan setelah saya lihat ternyata ada sebuah chat group yang masih baru dibuat dan berisi puluhan orang. Yang membuat saya sangat kaget adalah banyaknya umpatan atau dalam bahasa surabaya disebut misuh. Selain marah, misuh, dan juga mengeluarkan kata tidak enak, mereka juga keluar (leave) dari chat group yang masih baru dibuat tersebut.

Karena miris melihat teman yang kebajiran umpatan dan makian, saya pun akhirnya ikut keluar dari group. Tapi sebelum keluar dari chat group LINE, saya sempat melihat beberapa postingan di dalam chat group tersebut. Ternyata teman saya ini mempromosikan bisnisnya, yaitu lembaga yang sudah punya nama. Tapi dengan cara yang kurang tepat, akhirnya bukan malah respon positif yang didapatkan tapi sebaliknya yaitu respon negatif dan rusaknya citra dirinya serta bisnisnya tersebut.
Strateginya cukup sederhana, dia membuat chat group di LINE. Kemudian memasukan pengguna LINE yang kebanyakan temannya juga ke dalam chat group tersebut. Setelah terkumpul hingga puluhan orang, dia mulai melancarkan serangan promosi. Padahal promosinya sebenarnya diperuntukan anak-anak pelajar yang masih sekolah, tapi yang masuk group kebanyakan orang yang sudah lulus kuliah dan bekerja. Mungkin ini serangan promosi tapi salah sasaran, jelas saja mendapatkan banyak pujian jahat dan kata-kata bijak.

Selain teknik membuat chat group LINE, konten promosinya juga cukup sederhana. Karena terlalu sederhana, banyak yang mengumpat pula. Sederhana dalam hal ini ibarat orang berjualan mainan anak, promosinya hanya "sayang anak, sayang anak", entah itu anak siapa. Atau seperti promosi acara pertandingan sepak bola kampung, yaitu datang dan saksikan bla bla bla, yang disertai gambar yang menjelaskan, harga, tanggal, dan lokasi.  Intinya promosinya seperti itu.

Kasus yang berikutnya juga tidak kalah miris, tapi lokasi kejadiannya di facebook. Salah satu teman facebook juga melakukan promosi, bahkan kali ini lebih membabi buta. Demikian juga kritikan pedas membanjiri ke akunnya. Yang dilakukan menurut saya cukup tidak unik dan juga cukup tidak kreatif, dan malah banyak mengganggu.

Caranya adalah dengan upload gambar produk jualannya, dan menyertakan judul serta harganya. Dan gambar tersebut di-tag ke banyak orang, termasuk saya, yang pertam kali mungkin saya anggap ini hal yang wajar. Namun mulai sangat menggangu karena tag ini hampir tiap hari dilakukan, yang membuat saya beranda facebook saya penuh dengan postingan promosi dari teman yang satu ini. Akhirnya saya melakukan remove tag dan sebagainya agar saya keluar dari posting promosi dia dan facebook saya bersih dari spam.

Tidak berhenti disitu, usaha teman saya ini juga membuat chat group di facebook. Kasusnya juga sama seperti teman yang promosi melalui chat gorup LINE dan banjir respon negatif juga. Serta satu lagi cara yang dia gunakan, yaitu membuat group facebook dan memasukan semua teman-teman facebooknya termasuk saya. Dan di dalam group facebook yang dia buat, dia melakukan promosi seperti yang saya jelaskan di awal. Yang akhirnya banyak orang yang keluar dari group yang telah dibuat oleh teman saya tersebut.

Dari kedua kasus yang dilakukan teman saya tersebut, sebenarnya banyak hikmah atau pelajaran berharga yang bisa diambil. Khususnya dalam melakukan promosi melalui media sosial ataupun melalui internet.

Hikmah pertama yang bisa diambil dari kejadian tersebut adalah tentang usaha yang dilakukan kedua teman saya. Dia sangat gigih untuk mempromosikan bisnis dan produk jualannya. Keduanya sangat sadar akan pentingnya promosi untuk membuat bisnis dan produknya dikenal dan banyak yang membeli. Meski mendapatkan banyak pujian yang tidak enak, namun tidak putus asa dalam melakukan promosi.

Promosi seharusnya menciptakan kesan positif kepada calon pelanggan atau konsumen. Sehingga calon pelanggan akan memberikan respon yang positif, yang akhirnya akan membeli produk yang kita jual atau menggunakan layanan yang kita tawarkan. Namun justru jika melakukan promosi tapi menghasilkan respon negatif, kerugian, citra buruk dan justru calon pelanggan kabur, serta membenci produk kita bahkan membenci kita sebagai individu, ini bukan promosi namanya tapi bunuh diri.
Meski niatnya benar tapi cara yang dilakukan salah, maka hal akan menghasilkan hal yang buruk juga. Seperti kasus 2 teman saya, niatnya baik sebenarnya untuk berbisnis tapi cara promosinya yang kurang tepat maka hal tersebut juga akan membangun citra yang buruk ke produk bisnis yang dipromosikan.

Dari hikmah yang diambil dari kejadian tersebut, sebenarnya ada 2 hal yang sangat berpengaruh dalam promosi di social media. Kedua hal itu adalah dari sisi konten dan yang kedua target audience (pembeli/konsumen/pelanggan).

Jika promosi dilakukan dengan menggunakan konten yang lebih kreatif dan unik serta bermanfaat, maka bisa menghasilkan kesan yang positif terhadap produk atau layanan yang ditawarkan. Kesan pertama ini akan sangat mempengaruhi seseorang untuk membeli produk atau layanan yang kita tawarkan, namun jika kesan pertama saja sudah dinilai negatif maka jangan harap bisa melangkah ke proses transaksi penjualan. Jadi yang dibutuhkan hanya konten entah itu berupa artikel, video atau gambar yang menarik bagi calon pembeli.

Yang kedua yaitu audience yang sesuai. Dalam hal ini orang yang dipromosi memiliki karakter kebutuhan atau keinginan yang sesuai dengan produk / layanan yang ditawarkan. Jika sesuai maka, penerimaan akan lebih muda. Dan berpeluang besar mereka akan membeli barang atau layanan yang kita tawarkan. Caranya cukup mudah, yaitu jika menggunakan facebook ya gunakan iklan facebook. Jika ingin menggunakan mesin pencari Google, ya gunakan Google Adword. Strategi iklan ini cukup efektif untuk menjangkau calon konsumen yang sesuai dengan produk atau layanan yang kita tawarkan. Meski mengeluarkan biaya, tapi biaya ini relatif kecil dengan apa yang kita dapatkan dari penjualan. Dan lebih murah dibandingkan harus membayar iklan di media cetak, radia, tv, bahkan sebar brosur misalnya.

Jika kamu tidak memiliki keahlian dalam membuat konten digital untuk promosi, ada banyak layanan pembuat konten artikel, video dan juga gambar yang siap membantu kamu. Seperti menggunakan layanan dari OPTIMA BISNIS, yang sudah berpengalaman dalam membuat artikel (copywriting) untuk promosi di internet yang berbeda dengan yang selainnya. Berikut perbedaannya yang akan membantu mu dalam promosi.

  •  1. Optima Bisnis akan membuatkan arikel dengan konsep (terkonsep) sesuai dengan tujuan/target penggunaan artikel. Sehingga artikel bukan artikel kosong yang tanpa substansi. 
  • 2. Optima Bisnis memperhatikan faktor psikologis pembaca yang ditarget, yang akan berpengaruh (influence) untuk melakukan aksi positif atau pembelian tertentu. 
  • 3. Optima Bisnis akan menggunakan fakta-fakta dan kelogisan dalam penulisan sehingga menjadikan artikel informatif dan bukan hoax. 
  • 4. Optima Bisnis memperhatikan faktor SEO (Search Engine Optimization), terutama On-Page SEO pada artikel 
  • 5. Dan sesuai dengan apa yang kamu butuhkan. 
Selain artikel, Optima Bisnis juga membantu dalam pembuatan video promosi serta desain grafis untuk bisnis kamu.

Kalau sudah ada konten, bagaimana cara mempromosikan? 


Ya yang jelas jangan melakukan spam agar tidak mendapatkan kesan negatif dari calon konsumen. Optima Bisnis akan membantu dalam pemasangan serta penayangan iklan, terutama iklan di facebook. Promosi akan langsung ke orang-orang yang ditarget, sesuai dengan produk atau layanan bisnis mu.

Langsung saja diskusikan masalah bisnis mu melalui facebook, bisa chatting kok. Klik disini https://www.fb.me/optimabisnis 

Jika masih khawatir, kamu bisa bertransaksi secara aman disini https://www.sribulancer.com/id/users/optimabisnis 

Atau diskusikan via whatsapp 081216887587

Comments

Popular posts from this blog

Cara membuat blog dengan konten yang menarik dan berkualitas

Blog ini memang masih baru dan fresh, tapi bukan berarti blog ini blog pertama saya. Saya sejak 2009 saya sudah mengenal blog ketika mengerjakan tugas sekolah, dan itu menjadi pengalaman pertama saya membuat blog dan konten blog. Blog pertama yang merupakan project untuk ujian sekolah sudah lama tidak diurus bahkan sampai sekarang sudah lupa akun email dan passwordnya.

Ketika masih kuliah pernah iseng membuat blog lagi, tapi isinya bukan cerita pribadi seperti blog yang baru dibuat ini. Blog iseng tersebut jadi bahan percobaan pribadi, dengan menggunakan TLD (Top Level Domain) dan juga paket hosting murah meriah. Tujuannya cukup sederhana yaitu memenuhi rasa ingin tahu saja. Dan itu bertahan hingga sekarang, mungkin sudah berjalan sekitar 3 tahunan meski update kontennya kembang kempis tergantung kesibukan dan juga mood.

(Gambar : flickr.com)

Membuat blog memang sangat mudah, namun mengembangkan blog sehingga banyak yang membaca itu merupakan pekerjaan yang susah serta butuh proses ya…

Strategi jualan online di fanpage facebook untuk pemula

Seperti yang banyak diketahui oleh banyak orang, bahwa berjualan adalah aktifitas memberikan produk atau layanan tertentu dengan imbal balik bisa berupa uang, barang atau juga apapun yang sesuai. Kalau kita lihat saat ini memang terjadi dua tren berjualan yang menjadi andalan para pelaku usaha. Yaitu jualan dipasar tradisional, toko, warung, atau lapak-lapak yang bersifat offline. Sedangkan jualan yang bersifat online hampir sama sebenarnya dengan jualan offline, yang membedakan adalah penggunaan teknologi internet serta jangkauan yang tidak terbatas pada daerah tertentu saja.
Misalnya yang dulu mungkin orang berjualan tas hanya ada di toko tas, pasar, bahkan supermarket dan sebagai pembeli kita hanya bisa membeli dengan datang ke toko tersebut dan transaksi bisa dilakukan disana. Saat ini untuk membeli tas tidak perlu datang ke lokasinya secara langsung, karena banyak penjual tas yang mempromosikan barang dagangannya secara online. Sehingga sebagai pembeli kita bisa melihat tas yang …